Redaksipapuanews.com | Jayapura – Usai penutupan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Jayapura Tahun Anggaran 2027, Kepala Bappeda Kota Jayapura, Robby Kepas Awi, memaparkan hasil serta tindak lanjut dari seluruh rangkaian pembahasan yang telah dilaksanakan, Selasa (17/3/2026).
Dirinya menyebut Musrenbang tingkat kota yang ditutup oleh Wakil Walikota Jayapura tersebut, menjadi bagian penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2027.
Menurutnya, seluruh usulan program yang dibahas dalam Musrenbang mencakup berbagai sektor, mulai dari sarana dan prasarana, infrastruktur, ekonomi, sosial budaya, hingga pemerintahan.
Dikatakan, pada tahap awal jumlah usulan kegiatan mencapai sekitar 2398 program dengan total anggaran sebesar kurang lebih Rp2,08 triliun. Namun setelah melalui proses pembahasan dan penyesuaian, jumlah usulan tersebut berkurang menjadi sekitar 1294 kegiatan dengan total anggaran yang disepakati sebesar kurang lebih Rp1,55 triliun.
“Angka ini akan menjadi bagian penting bagi kami di Bappeda bersama Tim TAPD untuk kembali melakukan penelaahan dan penyesuaian,” ujar Robby Kepas Awi.
Robby Awi menegaskan, proses tersebut akan mengacu pada kemampuan fiskal daerah, khususnya dengan mempertimbangkan kondisi APBD Tahun 2026. Selain itu, penyusunan RKPD Tahun 2027 juga akan diselaraskan dengan RPJMD serta 9 program prioritas Walikota dan Wakil Walikota Jayapura.
Dirinya menambahkan, seluruh usulan yang masuk berasal dari berbagai sumber, baik dari tingkat kelurahan, distrik, maupun pokok-pokok pikiran DPRD Kota Jayapura.
Meski demikian, pihaknya akan kembali melakukan seleksi dan penajaman terhadap seluruh usulan tersebut agar benar-benar sesuai dengan skala prioritas pembangunan daerah.
“Tahapan berikutnya akan dilanjutkan dengan pelaksanaan Musrenbang Otonomi Khusus serta finalisasi dokumen RKPD, yang direncanakan berlangsung pada April hingga Mei 2026,” pungkasnya. (RPN-02)

















