Redaksipapuanews.com | Jayapura – Walikota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan Musyawarah Daerah (Musda) VII DPD Partai Golkar Kota Jayapura merupakan momentum penting untuk konsolidasi, refleksi, sekaligus proyeksi masa depan partai. Hal itu disampaikannya dalam pembukaan Musda VII pada Jumat (21/2/2026).
Menurut Abisai, Musda menjadi forum strategis untuk menentukan arah perjuangan, strategi politik, serta kepemimpinan organisasi secara demokratis dan bermartabat. Ia menilai forum tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat soliditas partai ke depan.
Sebagai kepala daerah sekaligus kader Partai Golkar, Abisai memandang partai politik sebagai pilar utama demokrasi. Partai, katanya, merupakan wadah kaderisasi kepemimpinan serta jembatan aspirasi masyarakat menuju kebijakan publik.
“Tanpa partai politik yang sehat dan solid, demokrasi tidak akan berjalan dengan baik. Negara ini tidak akan dibangun tanpa politik, karena politiklah yang membangun bangsa dan negara,” ujarnya.
Ia menambahkan, Partai Golkar sebagai salah satu partai besar di Indonesia memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa. Kontribusi Golkar dalam pembangunan nasional maupun daerah dinilai nyata dan telah dirasakan masyarakat.
Di Kota Jayapura, lanjutnya, kader-kader Golkar juga menjadi bagian dari dinamika pembangunan daerah yang dijalankan bersama pemerintah. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan tamu undangan yang hadir dalam Musda tersebut.
Abisai menegaskan, Pemerintah Kota Jayapura memiliki visi mewujudkan kota jasa yang berbudaya, religius, maju, mandiri, dan sejahtera menuju Jayapura Emas 2045. Visi tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh elemen, termasuk partai politik.
Menurutnya, perbedaan pilihan politik adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun dalam konteks pembangunan daerah, seluruh pihak harus bersatu dalam semangat membangun Kota Jayapura yang lebih baik.
“Saya harap melalui Musda VII ini akan lahir kepemimpinan partai yang mampu menjaga solidaritas internal, responsif terhadap aspirasi masyarakat, serta menjunjung tinggi etika politik dan integritas,” tandasnya.
Kepemimpinan yang terpilih nantinya juga diharapkan siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program pembangunan.
Abisai mengakui bahwa Kota Jayapura saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penguatan ekonomi lokal, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengelolaan lingkungan kota, hingga penguatan ketahanan sosial.
Menurutnya, seluruh tantangan tersebut membutuhkan stabilitas politik yang kondusif. Karena itu, ia mengajak seluruh partai politik di Kota Jayapura untuk bersama-sama menjaga suasana demokrasi yang sehat demi kemajuan daerah. (RPN-02)

















