Redaksipapuanews.com | Jayapura – Pemerintah Kota Jayapura melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar kegiatan pelatihan penguatan karakter (Character Building) bagi siswa SMA/SMK. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu, 4 Februari 2026, bertempat di lingkungan Rindam XVII/Cenderawasih.
Plt Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Kesbangpol Kota Jayapura, Nur Jaya, yang juga selaku ketua panitia pelaksana menjelaskan kegiatan ini bertujuan membentuk kedisiplinan, mental, serta fisik generasi muda.
“Tujuannya menanamkan kedisiplinan, melatih mental dan juga fisik mereka,” ujar Nur Jaya.
Ia menyebutkan, sebanyak 54 siswa terlibat dalam pelatihan tersebut. Para peserta berasal dari tiga sekolah, yakni SMK Negeri 3 Jayapura sebanyak 30 siswa, SMK Negeri 7 Jayapura sebanyak 12 siswa, serta SMA Negeri 6 Jayapura sebanyak 12 siswa.
Menurut Nur Jaya, kegiatan ini bukan sekadar pelatihan fisik, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi para siswa untuk mengenal diri sendiri. Ia berharap, setelah mengikuti kegiatan tersebut, para siswa mampu memahami jati diri dan tanggung jawabnya sebagai generasi muda.
“Anak-anak harus memahami bahwa tugas mereka bukan hanya sekadar belajar di sekolah, tetapi juga mempersiapkan diri menyongsong masa depan yang lebih baik,” katanya.
Nur Jaya menilai, saat ini tantangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks. Berbagai pengaruh negatif seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran pelajar, hingga pergaulan bebas menjadi ancaman nyata yang dapat merusak masa depan anak-anak.
Karena itu, melalui pelatihan ini, para siswa dibekali penguatan mental dan karakter agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan negatif. “Kami ingin mereka lebih kuat, tidak mudah terkontaminasi dan tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif,” tegasnya.
Ia juga berharap, meski pelatihan hanya berlangsung selama tiga hari, para peserta benar-benar menyerap nilai-nilai yang diberikan. Setelah kembali ke sekolah, mereka diharapkan dapat menjadi contoh dan menularkan semangat positif kepada teman-temannya.
Terkait kriteria peserta, Nur Jaya menjelaskan bahwa siswa yang dipilih merupakan mereka yang dinilai membutuhkan pembinaan karakter lebih dalam. Pihak sekolah diminta untuk mengirimkan siswa yang membutuhkan penguatan agar dapat mengalami perubahan sikap menjadi lebih baik.
“Kami meminta guru-guru benar-benar memilih anak-anak yang perlu dibina. Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini, mereka dapat berubah dan memperbaiki diri,” ujarnya.
Melalui pelatihan penguatan karakter ini, Kesbangpol Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam membangun generasi muda yang berdisiplin, tangguh, serta berkarakter kuat sebagai bekal menghadapi tantangan zaman di masa depan. (RPN-04)

















