Redaksipapuanews.com | Jayapura – Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru, mengunjungi warga yang menjadi korban kebakaran di kompleks Kodam Lama, Kelurahan Numbay, Rabu (11/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia juga melaksanakan buka puasa bersama para korban yang saat ini masih berada di lokasi pengungsian.
Disela-sela kunjungan Rustan Saru mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi lokasi kebakaran serta bertemu dengan para korban yang terdampak.
“Dan karena kita ada di bulan suci Ramadan, maka sekaligus kita berbagi kebersamaan melalui kegiatan buka puasa Bersama,” ujarnya.
Dirinya menyampaikan keprihatinan dan empati kepada para korban yang harus menjalani ibadah puasa di tengah situasi pascakebakaran. Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi ujian yang harus dihadapi dengan kesabaran dan ketabahan.
Rustan Saru juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kebersamaan dan memperkuat persaudaraan di tengah kehidupan sosial yang beragam di Kota Jayapura. Ia menilai solidaritas antar warga sangat penting, terlebih ketika menghadapi musibah.
Menurutnya, hubungan baik antar umat beragama di Kota Jayapura harus terus dipelihara. Nilai toleransi yang selama ini terbangun harus menjadi kekuatan bersama dalam membantu sesama yang sedang mengalami kesulitan.
Selain memberikan dukungan moral, Rustan Saru memastikan Pemerintah Kota Jayapura telah menugaskan sejumlah petugas untuk membantu para korban selama masa tanggap darurat di lokasi kebakaran tersebut.
Dikatakan, petugas akan berada di lokasi selama satu minggu untuk memberikan pelayanan kepada warga terdampak. Apabila masih ada masyarakat yang membutuhkan bantuan setelah masa tersebut, maka waktu pelayanan akan diperpanjang.
“Pemerintah juga akan membantu kebutuhan anak-anak sekolah yang terdampak kebakaran, agar mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa hambatan,” pungkasnya.
Bantuan yang disiapkan meliputi berbagai perlengkapan sekolah seperti seragam sekolah, baju pramuka, baju batik, sepatu, tas, hingga kebutuhan belajar lainnya. (RPN-02)

















