banner 728x250
Berita  

Setelah Sekian Lama, Pasar Mama Papua Kini Resmi Jadi Milik Pemkot Jayapura

banner 120x600
banner 468x60

Redaksipapuanews.com | Jayapura, Papua – Pasar Mama Mama Papua resmi menjadi aset Pemerintah Kota Jayapura setelah dilakukan penandatanganan berita acara serah terima dan prasasti hibah oleh Yayasan BUMN, Senin (2/12/2025).

Walikota Jayapura, Abisai Rollo, SH., MH., menyampaikan apresiasi atas hibah tersebut. Ia menegaskan pemerintah akan memperbaiki tata kelola pasar agar semakin mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pedagang perempuan Papua.

banner 325x300

Menurut Abisai, bangunan empat lantai tersebut akan dimanfaatkan secara maksimal sesuai peruntukannya. Ia menekankan pentingnya penataan yang lebih profesional, sekaligus memastikan para pedagang tetap dapat berjualan seperti biasa.

“Kita sudah resmi menerima hibah ini. Penataan akan dilakukan bertahap, dan setiap lantai akan diatur sesuai fungsinya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Abisai juga meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan agar menindaklanjuti berbagai aktivitas yang tidak sesuai dengan fungsi pasar, termasuk praktik perjudian dan keberadaan warga yang tinggal di area pasar.

“Pasar ini harus menjadi pusat perdagangan yang aman dan tertib. Tidak boleh ada kegiatan yang mengganggu,” tegasnya.

Walikota turut mengajak warga Jayapura agar kembali berbelanja di Pasar Mama Mama Papua. Ia menilai dukungan masyarakat sangat penting untuk meningkatkan pendapatan para pedagang.

“Kami mendorong masyarakat untuk belanja di sini. Mama-mama kita sangat berharap pasar ini semakin ramai,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Likuidator Yayasan BUMN, Syafuan, menjelaskan hibah tersebut sekaligus menandai beralihnya status Pasar Mama Mama Papua menjadi milik penuh Pemerintah Kota Jayapura, bukan lagi sekadar pengelolaan.

“Ini merupakan aset pemerintah pusat yang dibangun pada masa Presiden Joko Widodo, sekarang menjadi milik penuh pemerintah kota Jayapura,” ujar Syafuan.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua II DPRD Kota Jayapura, Iman Khoiri, mengapresiasi proses hibah tersebut. Ia menilai kepemilikan penuh oleh Pemkot akan memperkuat tata kelola dan meningkatkan kualitas pelayanan pasar.

“DPRD juga akan mendorong pemerintah lebih aktif dalam pembinaan pedagang mama-mama Papua, agar semakin berkembang,” tandasnya.

Dengan status baru sebagai aset daerah, Pasar Mama Mama Papua diharapkan menjadi pusat ekonomi rakyat yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat pemberdayaan pedagang asli Papua. (Red-02)

banner 325x300
Penulis: EloEditor: Danielo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *