Redaksipapuanews.com | Jayapura, Papua – Sekretaris Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Jayapura, Peter Tambunan, mendatangi kantor Kelurahan Bhayangkara, pada Senin (8/12/2025).
Kehadiran Politisi Gerindra kota Jayapura tersebut, merupakan respon terhadap laporan masyarakat dan temuan Ombudsman, terkait lumpuhnya pelayanan publik di Kelurahan Bhayangkara selama hampir dua minggu.
Kelumpuhan layanan di jantung Kota Jayapura ini disebut, dipicu masalah internal seperti tagihan listrik menunggak dan rusaknya komputer pelayanan.
Peter Tambunan, yang juga Sekretaris Fraksi GKS ini menegaskan bahwa pelayanan publik adalah “jantung dan core” dari kehadiran pemerintah.
“Pelayanan publik di Kelurahan Bhayangkara sempat terhenti kurang lebih hampir dua minggu. Isu ini sudah beredar luas di media sosial, bahkan ada warga yang melapor ke Ombudsman,” ungkap Peter Tambunan, setelah meninjau kantor kelurahan bersama Kepala Distrik Jayapura Utara.
Menurut dia, terhentinya layanan disebabkan oleh masalah kerumahtanggaan rutin, yaitu kerusakan komputer dan tunggakan listrik. Ia menilai kondisi ini mencerminkan adanya masalah manajemen dan kedisiplinan yang serius di tingkat kelurahan.
“Harus ada pembagian tugas dan pendelegasian tugas yang jelas. Lurah atau pimpinan institusi tidak seharusnya men-tackle urusan yang sifatnya kerumahtanggaan. Ini kan hal yang sifatnya rutin,” tegasnya.
Kelurahan Bhayangkara, yang merupakan kawasan padat penduduk, lokasi komersial, dan berada di pusat kota, memiliki kebutuhan pelayanan publik yang tinggi. Masyarakat di Jayapura, khususnya di wilayah perkotaan, disebut sudah semakin kritis dalam menyikapi kinerja aparatur negara.
Dikesempatan ini, Peter Tambunan memberikan apresiasi atas respons cepat dari Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura.
“Saya memberi apresiasi juga kepada Pak Wakil Walikota yang sudah turun langsung dan kemudian memberikan bantuan seperangkat komputer, sehingga pelayanan publik hari ini sudah bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru, melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan menemukan komputer layanan rusak, serta listrik dan air kantor disegel akibat tunggakan.
Menindaklanjuti hal tersebut, Walikota Jayapura, Abisai Rollo, menyerahkan satu unit komputer baru untuk memastikan pelayanan administrasi kembali optimal.
Menyikapi insiden ini, DPRK Jayapura meminta seluruh jajaran pemerintahan menjadikan peristiwa di Kelurahan Bhayangkara sebagai peringatan dan titik balik pelayanan yang lebih baik.
“Biarlah hal ini menjadi catatan ke depannya, untuk menjadi perbaikan di seluruh jajaran Pemerintah Kota di semua instansi yang berkaitan dengan pelayanan publik. Para pimpinannya juga mengawasi dan memastikan bahwa satu per satu masalah itu diuraikan,” tutup Tambunan.
Ia juga mendorong para pimpinan untuk proaktif berkoordinasi dengan DPR, jika menghadapi kendala seperti masalah anggaran atau komunikasi, sehingga permasalahan dapat segera terurai dan pelayanan publik tidak terhenti.(RPN-02)

















