banner 728x250
Berita  

Dorong Investasi, DPMPTSP Jayapura Resmi Kenalkan Aplikasi Peta Digital “Lincah”

banner 120x600
banner 468x60

Redaksipapuanews.com | Jayapura, Papua – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) semakin serius menggarap iklim investasi digital.

Hal ini dibuktikan dengan DPMPTSP resmi meluncurkan dan Sosialisasi Aplikasi Peta Digital Investasi yang dinamakan “Lincah” untuk tahun operasional 2025.

banner 325x300

Peluncuran aplikasi yang diklaim sebagai terobosan digital ini diselenggarakan di Hotel Zip Asana, Kamis (11/12/2025), dan dibuka langsung oleh Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru.

Pada kesempatan ini Wakil Walikota, Rustan Saru mengatakan peluncuran aplikasi ini merupakan langkah nyata Pemkot Jayapura, dalam mewujudkan visi kota yang maju secara teknologi.

“Sehingga harapan kita, dengan informasi dari aplikasi ini, investor di kota bisa bertambah dan usaha pun semakin meningkat,” kata Rustan Saru.

Dirinya menjelaskan, aplikasi “Lincah” didesain dengan tujuan utama untuk mempermudah proses pemahaman dan memberikan informasi yang cepat kepada masyarakat dan calon investor. Kemudahan akses informasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan volume investasi.

Menurutnya ketika investasi bertambah, otomatis akan ada penyerapan tenaga kerja. Pendapatan masyarakat naik, dan ekonomi kota makin tumbuh.

“Kita akan evaluasi dampak positif dari peluncuran aplikasi ini ke depan. Agar bisa tahu, kelebihan dan kekurangannya,” papar Rustan Saru.

Sementara itu Kepala DPMPTSP Kota Jayapura, Filep Hamadi, menjelaskan latar belakang kegiatan ini berfokus pada dua hal krusial.

Yang pertama kata dia, mempermudah internal DPMPTSP dalam memetakan seluruh usaha yang ada di Kota Jayapura secara digital. Kedua, mempermudah pelaku usaha dan calon investor untuk melihat potensi-potensi usaha yang spesifik di berbagai lokasi Kota Jayapura.

“Tujuan utama kami adalah mempermudah pelaku usaha melihat potensi usaha, dan pada saat yang sama, mempermudah pemerintah dalam mendata seluruh usaha yang ada di kota kita,” jelas Filep Hamadi.

Aplikasi “Lincah” diharapkan menjadi alat bantu yang efisien, mempercepat proses investasi, dan memastikan bahwa informasi potensi usaha dapat diakses secara transparan dan aktual. (Red-04)

banner 325x300
Penulis: InggriedEditor: Elo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *