banner 728x250
Berita  

Stop Program Seremonial, Wawali Jayapura Dorong Kinerja Berdampak Nyata

banner 120x600
banner 468x60

Redaksipapuanews.com | Jayapura – Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya untuk menjalankan seluruh program pembangunan secara tegas dan terarah mulai tahun 2026.

Penegasan ini disampaikan Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru, saat memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapangan Apel Kantor Walikota Jayapura, Senin (12/1/2026).

banner 325x300

Rustan Saru mengatakan, sepanjang tahun 2025 menjadi masa penyesuaian kebijakan sejak dirinya bersama Walikota Jayapura, Abisai Rollo, mulai menjalankan roda pemerintahan. Namun, memasuki tahun 2026, seluruh kebijakan dan program harus berjalan penuh dan konsisten sesuai visi, misi, program kerja, serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Kota Jayapura.

“Tahun 2025 kita jalankan kebijakan sambil menyesuaikan. Tapi tahun 2026 ini sudah tidak ada memaklumi lagi, tidak ada kompromi. Semua harus berjalan sesuai visi, misi, program kerja, dan RPJMD Pemerintah Kota Jayapura,” tegasnya.

Ia juga menyoroti masih banyaknya program Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersifat seremonial dan belum menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pola kerja seperti itu harus segera diubah agar anggaran dan program benar-benar memberikan dampak nyata.

“Saya membaca, saya melihat, dan saya mengecek. Masih banyak program yang sifatnya seremonial dan tidak berdampak langsung kepada masyarakat. Ini yang harus kita ubah,” ujar Rustan Saru.

Kepada seluruh pimpinan OPD, baik yang telah definitif maupun yang masih berstatus pelaksana tugas (Plt), ia menegaskan agar bekerja secara profesional serta mampu menunjukkan inovasi, perbaikan, dan perubahan nyata dalam kinerja.

Rustan Saru mengingatkan, kinerja seluruh OPD berada dalam pemantauan langsung Walikota dan Wakil Walikota. Ia pun tidak segan melakukan evaluasi bagi pimpinan OPD yang tidak mampu menunjukkan kinerja maksimal.

“Tunjukkan inovasi, tunjukkan perubahan. Kalau tidak mampu, silakan mundur. Kita akan evaluasi,” tegasnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kekompakan, kedisiplinan, dan loyalitas ASN dalam menjalankan perintah pimpinan. Perhatian khusus diberikan kepada ASN yang tidak disiplin, malas masuk kantor, dan tidak bekerja secara maksimal.

Untuk itu, Rustan Saru meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap ASN yang tidak disiplin, guna menegakkan aturan dan meningkatkan kinerja aparatur.

“Beri peringatan, beri sanksi. Kalau perlu gaji ditahan, TPP ditunda, bahkan sampai pada pemecatan sesuai prosedur,” ujarnya.

Ia menambahkan, harapan Walikota dan Wakil Walikota adalah menjadikan tahun 2026 sebagai awal pembentukan aparatur yang lebih disiplin dan profesional, yang berkelanjutan.

“Kita harus menjadi contoh terbaik di Tanah Papua. Untuk itu, perubahan harus dilakukan mulai dari diri kita sendiri,” katanya.

Rustan Saru juga mengingatkan seluruh ASN yang bertugas di sektor pelayanan publik agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai wujud tanggung jawab dan pengabdian kepada daerah.

“Bapak ibu yang melayani di pelayanan publik, layanilah masyarakat dengan baik,” pungkasnya. (Red-02)

banner 325x300
Penulis: DanieloEditor: Elo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *