banner 728x250
Berita  

Pemkot Jayapura Gelar Pasar Murah, Target Empat Kali Sebulan Sepanjang 2026

banner 120x600
banner 468x60

Redaksipapuanews.com | Jayapura – Pemerintah Kota Jayapura terus berupaya menekan laju inflasi daerah dengan menggelar pasar murah bagi masyarakat. Program tersebut resmi dibuka di Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan ini melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta bekerja sama dengan Perum Bulog guna memastikan ketersediaan bahan pangan dengan harga terjangkau. Pasar murah tersebut disambut antusias warga yang sejak pagi telah memadati lokasi kegiatan.

banner 325x300

Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru mengatakan pasar murah merupakan program rutin pemerintah kota dalam rangka pengendalian inflasi tahun 2026. Ia menegaskan, langkah ini menjadi salah satu upaya konkret menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, Pemkot Jayapura menargetkan pelaksanaan pasar murah di 48 titik selama satu tahun. Artinya, setiap pekan akan digelar satu titik pasar murah yang menyasar berbagai wilayah di Kota Jayapura.

“Ini adalah ruang dan kesempatan yang diberikan kepada masyarakat untuk berbelanja karena ada nilai subsidi dari pemerintah sehingga harga menjadi lebih rendah dari harga pasar,” ujarnya.

Ia mencontohkan, harga cabai yang di pasar tradisional sebelumnya mencapai Rp110 ribu per kilogram, bahkan di retail modern menyentuh Rp140 ribu, kini dijual seharga Rp90 ribu per kilogram dalam pasar murah tersebut. Penurunan harga yang cukup signifikan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat.

Selain cabai, berbagai kebutuhan pokok lain seperti beras, gula, minyak goreng, telur, dan bahan pangan lainnya juga dijual dengan harga yang telah disubsidi. Pemerintah memastikan produk yang dijual berasal dari distributor resmi dan tetap memperhatikan kualitas.

Rustan Saru menjelaskan, dengan adanya subsidi harga, masyarakat memiliki daya beli yang lebih baik. Hal ini diharapkan dapat menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga, khususnya bagi warga berpenghasilan rendah.

Ia menambahkan, program ini tidak hanya menghadirkan pangan lokal, tetapi juga produk dari luar daerah yang didistribusikan melalui pengecer dan distributor dengan harga yang tetap stabil, bahkan di bawah standar pasar.

“Kita pastikan lokasi pasar murah ini benar-benar menyasar masyarakat kurang mampu. Dengan demikian, manfaat program ini dapat dirasakan langsung oleh warga yang paling membutuhkan,” tegasnya.

Momentum menjelang bulan puasa menjadi perhatian khusus pemerintah daerah. RustanSaru berharap, melalui pasar murah ini masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau sehingga dapat menjalani ibadah dengan lebih tenang dan bahagia.

Ke depan, Pemkot Jayapura berkomitmen untuk terus melaksanakan pasar murah secara konsisten di seluruh titik yang telah direncanakan. Langkah ini diharapkan mampu menjaga inflasi tetap terkendali sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Jayapura sepanjang tahun 2026. (RPN-02)

banner 325x300
Penulis: DanieloEditor: Elo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *