Redaksipapuanews.com | Jayapura – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat menggelar sosialisasi Desa Siaga Bencana sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bagi relawan di Kelurahan Hamadi, Kota Jayapura, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, dan Dinas Kesehatan, guna memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Asisten I Sekretariat Daerah Kota Jayapura, Evert Merauje, menegaskan bahwa Kota Jayapura merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi.
“Jayapura ini kota yang rawan bencana, baik dari sisi geografis maupun kondisi lingkungannya. Kita menghadapi berbagai potensi bencana seperti kebakaran, banjir, longsor, hingga ancaman dari laut,” ujar Merauje.
Ia menambahkan, bencana seperti pohon tumbang dan gelombang laut juga menjadi ancaman yang terus berulang setiap tahun, terutama di wilayah pesisir. Evert mengapresiasi langkah PLN yang dinilai telah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
“Kami berharap apa yang dilakukan PLN ini bisa menjadi contoh bagi pihak lain di Kota Jayapura, tidak hanya menjalankan kegiatan, tapi juga peka terhadap kondisi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
“Terima kasih dan apresiasi untuk PLN. Semoga kegiatan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tutup Evert.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Jayapura, Heri Sutikno, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata PLN dalam mendukung keselamatan masyarakat.
“Kami menyadari bahwa Kota Jayapura, khususnya Hamadi, memiliki banyak potensi bencana seperti tanah longsor. Ini penting untuk kita antisipasi sejak dini,” ujar Heri Sutikno.
Menurutnya, sosialisasi ini merupakan langkah awal untuk melindungi masyarakat, sekaligus memperkuat peran relawan dalam menghadapi situasi darurat.
“Ini adalah wujud kontribusi PLN, bukan hanya menyuplai listrik, tetapi juga menjadi pelopor kegiatan sosial demi kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Heri juga menyampaikan apresiasi kepada pihak BPBD, pemadam kebakaran, dan Dinas Kesehatan yang telah berperan dalam memberikan materi edukasi kepada relawan.
Dalam kegiatan tersebut, PLN juga menyerahkan bantuan berupa perlengkapan penanganan bencana kepada relawan, dengan harapan hasil sosialisasi dan simulasi dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di masa mendatang. (RPN02)

















