Redaksipapuanews.com | Jayapura – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, didampingi Wakil Wali Kota Rustan Saru, secara resmi melepas 103 jamaah umroh dan peserta Manasik Haji dengan menggandeng PT Wisata Religi Baitullah. Dari total 103 orang tersebut, sebanyak 16 jamaah memperoleh pembiayaan penuh beserta uang saku dari Pemerintah Kota Jayapura.
Dalam sambutannya, Abisai Rollo menegaskan program pemberangkatan jamaah umroh merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Jayapura dalam menjalankan program prioritas pembangunan di bidang keagamaan. Menurutnya, perhatian terhadap peningkatan kehidupan spiritual masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun daerah yang harmonis dan sejahtera.
“Program ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat. Kami ingin memberikan kesempatan kepada warga untuk menunaikan ibadah umroh sebagai bagian dari pembangunan mental dan spiritual masyarakat Kota Jayapura,” ujar Abisai Rollo.
Ia berharap program tersebut dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dengan jumlah penerima manfaat yang lebih banyak. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang mendapat kesempatan beribadah ke Tanah Suci, maka semakin besar pula nilai kebersamaan dan semangat religius yang tumbuh di tengah kehidupan masyarakat.
“Saya berharap ke depan program ini bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Kami ingin semakin banyak warga Kota Jayapura yang memperoleh kesempatan beribadah ke Tanah Suci melalui dukungan pemerintah daerah,” tambahnya.
Kepada seluruh jamaah, Wali Kota juga berpesan agar selalu menjaga kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah. Ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap arahan pembimbing sehingga seluruh proses ibadah dapat berjalan lancar dan seluruh jamaah kembali ke Kota Jayapura dalam keadaan sehat.
Selain itu, Abisai Rollo menitipkan pesan khusus agar seluruh jamaah tidak melupakan Kota Jayapura dalam setiap doa yang dipanjatkan selama berada di Tanah Suci. Ia berharap doa-doa tersebut membawa keberkahan bagi masyarakat sehingga Kota Jayapura senantiasa aman, damai, sejahtera, dan pembangunan daerah terus berjalan dengan baik.
Sementara itu, Direktur PT Wisata Religi Baitullah, Hj. Darmianty, menjelaskan seluruh persiapan keberangkatan jamaah telah mencapai sekitar 90 persen. Seluruh kebutuhan perjalanan, mulai dari tiket pesawat, visa, hotel hingga administrasi keberangkatan telah diselesaikan dan rombongan dijadwalkan bertolak dari Jayapura pada 21 Juli 2026 menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan rute Jayapura–Jakarta–Jeddah serta kembali ke Jayapura pada 3 Agustus 2026.
“Seluruh jamaah yang kami berangkatkan kali ini berjumlah 103 orang dan semuanya berasal dari Kota Jayapura. Persiapan keberangkatan sudah mencapai sekitar 90 persen, baik tiket, visa, hotel maupun administrasi perjalanan sudah kami selesaikan,” kata Darmianty.
Ia menambahkan, khusus bagi 16 jamaah yang mendapat bantuan dari Pemerintah Kota Jayapura, pihaknya telah menyediakan hotel yang berada di kawasan pelataran Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Masing-masing jamaah akan menginap selama lima hari di kedua kota suci tersebut agar dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman.
“Seluruh jamaah juga telah mendapatkan perlindungan asuransi perjalanan dan akan didampingi oleh tim kami selama berada di Tanah Suci. Kami berada di bawah naungan muhasasah sehingga apabila terjadi kondisi darurat, termasuk jamaah yang sakit, seluruh penanganannya telah kami siapkan,” jelas Darmianty.
Darmianty menambahkan dirinya akan mendampingi langsung seluruh jamaah sejak keberangkatan hingga kembali ke Jayapura. Ia berharap seluruh peserta mematuhi arahan pembimbing, menjaga kebersamaan selama perjalanan, serta memanfaatkan kesempatan beribadah dengan sebaik-baiknya sehingga seluruh rangkaian ibadah umroh dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan seluruh jamaah kembali ke tanah air dengan selamat. (RPN-02)

















