Redaksipapuanews.com | Jayapura – Kepala Bagian Kesra Setda Kota Jayapura, Meike Teupuring, menegaskan pentingnya sosialisasi peran dan tujuan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai langkah strategis dalam memperkuat pembangunan ekonomi daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Teupuring disela-sela giat sosialisasi yang dibuka Walikota Jayapura, Abisai Rollo, pada Rabu (8/4/2026).
Menurut dia, sosialisasi ini dilaksanakan berdasarkan kebutuhan nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan pemahaman terkait peran strategis, dimana BUMD menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan PAD.
Dikatakan, peserta sosialisasi terdiri dari berbagai unsur penting, mulai dari pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), akademisi ekonomi dari sejumlah universitas di Kota Jayapura, hingga perwakilan Komisi A DPRK Jayapura.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif kepada pimpinan daerah dan OPD terkait mengenai pentingnya pembentukan dan pengelolaan BUMD,” ujar Teupuring.
Lebih lanjut, ia menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan seluruh peserta dapat memahami fungsi dan peran BUMD dalam pembangunan daerah, termasuk mekanisme pembentukannya sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Selain itu, sosialisasi ini juga bertujuan mendorong sinergi antar OPD agar dapat bersama-sama mendukung proses pembentukan dan pengelolaan BUMD secara optimal di Kota Jayapura.
Meike mengungkapkan, berdasarkan data dari Kementerian Pembangunan Daerah, kontribusi sektor BUMD terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Jayapura masih tergolong rendah dibandingkan daerah lain.
“Di Kota Jayapura, khususnya untuk sektor BUMD, pertumbuhan ekonomi kita baru mencapai sekitar 4 persen dibanding provinsi-provinsi lain. Ini menjadi dasar kita untuk mendorong pembentukan BUMD baru,” jelasnya.
Untuk itu, Pemerintah Kota Jayapura saat ini tengah berkoordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya melalui Badan Pengembangan Daerah di Kementerian Dalam Negeri, guna mendapatkan arahan strategis terkait pembentukan BUMD.
Menurut Meike, langkah tersebut penting agar pembentukan BUMD dapat berjalan sesuai kebijakan dan regulasi, sekaligus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan PAD dan kesejahteraan.
Ia juga menegaskan, Bagian Kesra berperan sebagai pencetus awal dalam mendorong terbentuknya BUMD di Kota Jayapura, dengan melibatkan berbagai instansi terkait seperti dinas perindustrian dan perdagangan, pariwisata, tenaga kerja, hingga badan pendapatan daerah dan badan keuangan.
“Dengan adanya BUMD, kita berharap mampu menyerap tenaga kerja, terutama melalui sektor parkir, pasar, dan retribusi lainnya. Ini tentu akan berdampak pada penurunan angka pengangguran,” ungkapnya.
Meike berharap melalui sosialisasi ini, seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama dalam mendukung pembentukan dan pengelolaan BUMD yang profesional, transparan, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (RPN02)

















