Berita  

Buka Seleksi Jabatan Kepala Dinas, Rustan Saru Tegaskan Jangan Jadi Pejabat ABS

banner 120x600
banner 468x60

Redaksipapuanews.com | Jayapura – Wakil Walikota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM, menegaskan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura harus menghasilkan pejabat yang benar-benar profesional, berintegritas dan memiliki kemampuan menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka seleksi terbuka JPT Pratama yang digelar Pemerintah Kota Jayapura melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Senin (28/9/2026). Seleksi tersebut diperuntukkan bagi tiga jabatan kepala OPD, yakni Disdukcapil, Disperindakop dan UKM, serta BPBD.

banner 325x300

Sebanyak 14 peserta mengikuti proses seleksi untuk memperebutkan tiga posisi strategis tersebut. Pemerintah Kota Jayapura membentuk tim seleksi yang melibatkan sejumlah unsur, mulai dari akademisi hingga pemerintahan, serta tim asesor dari Provinsi Jawa Timur.

Rustan Saru mengatakan, tim seleksi memiliki tugas penting untuk menilai kapasitas, kualitas, integritas dan profesionalisme setiap peserta. Karena itu, proses seleksi diminta berjalan secara terbuka, objektif dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga pejabat yang terpilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi.

“Tim seleksi kami minta bekerja secara profesional, tidak memandang siapa dia, tetapi melihat secara terbuka, benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Jangan sampai seleksi ini dinilai hanya formalitas,” tegas Rustan.

Menurutnya, jabatan Kepala Disdukcapil memiliki posisi penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan, terutama berkaitan dengan digitalisasi dan pelayanan administrasi kependudukan. Pejabat yang terpilih diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat dan menjangkau masyarakat hingga ke kampung-kampung.

Rustan juga menekankan pentingnya integritas dalam pelayanan Dukcapil. Pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan tanpa prosedur yang berbelit-belit dan bebas dari praktik pungutan liar sehingga kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat.

Sementara itu, jabatan Kepala Disperindagkop dinilai memiliki kaitan langsung dengan program prioritas Pemkot Jayapura dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kepala OPD tersebut akan menghadapi sejumlah agenda penting, termasuk penciptaan lapangan pekerjaan, pemulihan ekonomi dan revitalisasi Pasar Youtefa sebagai pusat perputaran ekonomi rakyat.

“Kepala OPD ini harus profesional, mampu menjaga inflasi daerah, menetralkan harga bahan pokok serta menata pasar agar aman, nyaman dan tertib,” jelasnya.

Rustan menambahkan, posisi Kepala BPBD juga membutuhkan figur dengan kemampuan khusus karena Kota Jayapura memiliki potensi kerawanan bencana. Pemimpin BPBD dituntut mampu merespons setiap kejadian secara cepat dan tepat, sekaligus memastikan penanganan bencana dapat dilakukan secara efektif.

“Karena Kota Jayapura merupakan kota yang rawan bencana. Maka perlu pimpinan yang sigap dan responsif. Seleksi ini diharapkan bisa melahirkan figur-figur yang memiliki kualitas baik dan menjadi harapan masyarakat maupun pemerintah,” ujarnya.

Ia berharap para peserta tidak hanya memiliki kemampuan administratif, tetapi juga mempunyai komitmen kuat terhadap pelayanan publik. Menurut Rustan, pejabat yang nantinya terpilih harus mampu menerjemahkan visi dan misi pemerintah ke dalam kerja nyata serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Jangan hanya laporan bapak senang, tetapi betul-betul dia loyal terhadap tugas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Rustan.

Melalui seleksi tersebut, Pemerintah Kota Jayapura berharap dapat memperoleh pimpinan OPD yang memiliki kompetensi dan integritas untuk memperkuat kinerja pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menjalankan program pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat Kota Jayapura. (RPN-02)

banner 325x300
Penulis: DanieloEditor: Elo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *