Berita  

Pemkot Jayapura Lepas 27 Rumah Ikan, Kayu Pulo Disiapkan Jadi Spot Wisata Pemancingan

banner 120x600
banner 468x60

Redaksipapuanews.com | Jayapura – Upaya menjaga kelestarian sumber daya laut terus dilakukan Pemerintah Kota Jayapura. Bertepatan dengan rangkaian Pencanangan HUT RI ke-81, Walikota Jayapura bersama Forkopimda dan jajaran pemerintah kota melakukan pelepasan rumah ikan secara simbolis di perairan Kampung Tahima Soroma atau Kampung Kayu Pulo, Sabtu (25/7/2026).

Program tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperbaiki kualitas ekosistem bawah laut yang mengalami tekanan akibat meningkatnya aktivitas pembangunan di kawasan pesisir. Rumah ikan diharapkan menjadi habitat baru bagi berbagai jenis ikan untuk berlindung, berkembang biak, dan menjaga keseimbangan ekosistem perairan.

banner 325x300

Prosesi pelepasan rumah ikan dilakukan langsung di lokasi perairan dengan melibatkan sejumlah pejabat pemerintah, aparat TNI-Polri, serta masyarakat setempat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari aksi nyata pemerintah dalam mengintegrasikan pelestarian lingkungan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Walikota Jayapura, Abisai Rollo, mengatakan program rumah ikan merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap keberlanjutan sumber daya kelautan yang menjadi salah satu penopang kehidupan masyarakat pesisir.

“Saya berharap rumah ikan yang ditempatkan di perairan Kampung Tahima Soroma ini dapat menjadi tempat berkembangnya berbagai jenis ikan sehingga ekosistem laut semakin baik. Pada akhirnya masyarakat juga akan merasakan manfaatnya, baik dari hasil tangkapan maupun kelestarian lingkungan yang terus terjaga,” ujar Abisai Rollo.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga keberadaan rumah ikan tersebut agar tidak rusak maupun berpindah tempat. Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kepedulian bersama dalam merawat fasilitas yang telah disediakan pemerintah.

Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura, Matheys Sibi, menjelaskan bahwa penempatan rumah ikan merupakan bagian dari program pemulihan sumber daya ikan yang didanai melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus). Program ini difokuskan pada wilayah perairan yang mengalami penurunan kualitas habitat akibat aktivitas pembangunan di daratan.

“Hari ini Bapak Wali Kota secara simbolis melepas rumah ikan sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kami berharap rumah-rumah ikan ini menjadi habitat baru bagi ikan sekaligus mampu mempercepat pemulihan sumber daya perikanan di kawasan Kampung Tahima Soroma,” jelas Matheys Sibi.

Menurutnya, manfaat program tersebut tidak hanya dirasakan dari sisi lingkungan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang besar. Jika ekosistem bawah laut kembali pulih, kawasan tersebut dapat dikembangkan sebagai lokasi wisata bahari, wisata bawah laut, maupun destinasi pemancingan yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

Pada tahun 2026, Dinas Perikanan Kota Jayapura telah menempatkan sebanyak 27 unit rumah ikan di perairan Kampung Tahima Soroma atau Kampung Kayu Pulo. Program serupa juga telah dilaksanakan secara bertahap di sejumlah wilayah pesisir lainnya, termasuk Kampung Enggros dan Kampung Tobati sebagai bagian dari upaya pelestarian ekosistem laut di Kota Jayapura.

Pemerintah Kota Jayapura berharap program rumah ikan dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik dalam memulihkan populasi ikan, menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, maupun mendorong tumbuhnya sektor wisata dan ekonomi kelautan. (RPN-02)

banner 325x300
Penulis: DanieloEditor: Elo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *